Jamur dari Kantong Semen

0

Doug Rhodehamel sebenarnya adalah seorang seniman digital yang berasal dari Orlando, Amerika Serikat. Tapi karya Doug yang terakhir, sama sekali nggak ada unsur digitalnya. Dough membuat 50.000 jamur dari kantong semen yang biasa dipake buat lunch bag. Dan jamur-jamur dari kantong semen ini tersebar di seluruh Orlando.

Laki-laki berumur 44 tahun ini memang seneng banget make bahan-bahan yang bisa didaur ulang, dan si jamur ini udah dia buat sejak tahun 1999. Awalnya cuma beberapa buah, terus tiba-tiba ada ratusan jamur kertas di beberapa tempat parkir di Orlando pada malam hari.

Pada tahun 2005, Dough memulai SPORE Project, yang sama sekali nggak ada hubungannya sama negara Singapura. Proyek ini tujuannya mau menginstalasi jamur-jamur kertasnya di ratusan sekolah, organisasi, dan rumah-rumah pribadi di 7 benua, termasuk Antartika. Ambisius sekali ya? Cita-cita Doug ini terwujud pada tahun 2011. Jamur-jamurnya tersebar di seluruh dunia!

Tapi apa sih tujuan Doug sebenarnya ketika memulai proyek ini?

Dough kepingin supaya orang-orang lebih sadar akan pentingnya pendidikan seni dan lebih kreatif setiap hari. Proyek ini, menurut Doug, adalah ilustrasi dari pentingnya ekspresi pribadi dan dia ngasih contoh betapa kantong semen yang sederhana bisa jadi karya seni yang mendunia.

Ide di balik jamur kertas semen itu timbul waktu John makan siang semasa SLTA. Tiap nunggu istirahat makan siang, John meremas kantong makan siangnya jadi jamur, dan dikasih ke temennya – dan hal ini berlangsung selama bertahun-tahun, sampe akhirnya jadi rutinitas. Beberapa tahun kemudian, Dough menemukan cara supaya jamur itu bisa nempel di tanah, dan mulai “menanam” jamur-jamurnya di halaman rumah teman-temannya, ketika mereka sedang kerja. Maksudnya sih buat lucu-lucuan aja, tapi ternyata banyak yang suka dan minta John “menanam” jamur-jamurnya di kebun mereka juga. Mulailah John bikin jamur dari kertas semen sebanyak-banyaknya, dan dipamerin di festival-festival, pameran-pameran seni, dan pesta-pesta. Dia juga mulai dihubungi para guru-guru sekolah buat ngajarin murid-muridnya bikin jamur dari kertas. Nggak berhenti di situ, beberapa perusahaan juga mulai terlibat dalam pendanaan. Dan terciptalah si SPORE Project ini.

Kamu pengen nggak nyoba bikin jamur dari kertas semen kayak Doug?

Yang kamu butuhin:

1. Kertas semen
2.  Sumpit bambu (yang suka dapet gratisan pas makan mie ayam dorong gitu)
3. Karet gelang
4. Lem panas

Cara buatnya:

1. Buka kantongnya, terus remas bagian tengahnya pake 1 tangan.
2. Pake tangan yang satu lagi buat ngempesin bagian atasnya. Jangan kekencengan tapi ya, nanti kantongnya sobek.
3. Masukin sumpit bambu ke tengah gagang jamur pelan-pelan.
4. Kempesin lagi, sambil dibentuk.
5. Pelintir batangnya, terus karetin.
6. Tembak bawah batangnya pake lem panas, dan tunggu sampe kering.
7. Jamur kamu udah jadi dan siap ditanam di halaman rumah. Pilih tempat yang nggak bakal kena air atau hujan.
8. Bikin lagi, terus warnai semau kamu.

Gampang kan?

Sebagai penutup, ini ada kutipan dari Doug Rhodehamel:

Art is essential: it promotes intelligence and creativity, and it’s a great expressive outlet that inspires people toward new perspectives on life, which we all need and need frequently. creativity is needed in every aspect of life. it teaches us to think differently and allows us to consider other options.

Ekspresikan kreativitas kamu dan nggak usah nunggu sampe jamuran!

About author

No comments

[OPEN CALL] PAPERU: (NG)IMPI(AN)

Festival Kesenian Yogyakarta mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam Pameran Perupa Muda (Paperu) FKY 28 yang akan diselenggarakan pada 27 Agustus – 3 September 2016, di ...