Artist Talk: Nugraha Pratama

0

Kopling punya segmen baru nih buat #ARTickle di Kopikeliling.com. Seperti yang kita ketahui bersama Kopi Keliling kan sudah ngadain 6 volume selama ini. Dan setiap volume Kopling menghadirkan visual artist muda berbakat dari berbagai kota di Indonesia.

Kalau di #ARTickle sebelumnya Kopling sudah ngobrol dengan Isrol Triono, Diela Maharanie, dan Cecillia Hidayat, kali ini Kopling menghadirkan kembali visual artist Kopi Keliling 2011 yaitu Nugraha Pratama.

 

Kopi Keliling (KK): Halo, apa kabar Nugraha Pratama? Sekarang lagi sibuk ngerjain apa nih?

Nugraha Pratama (NP): Sekarang tetap sibuk sketching sambil jalan-jalan kok, untuk ngisi buku sketching untuk tahun 2013 ini. kesibukan yang baru paling persiapan Tugas Akhir untuk kuliah sama main musik.

KK: Terakhir kamu pameran di Kopi Keliling adalah di Volume 5. Setelah itu kamu udah ikut pameran di mana aja?

NP: Seingat saya waktu itu sempat ikut Abandoned Trolley Project-nya Artkelso lalu ada juga Pameran Moleskine bareng Indonesia’s Sketchers, Initiated Project, Listen to the World 32nd offline series, TOYEURISM, ACT by Kopi Keliling, dan terakhir juga bareng Kopi Keliling mini solo exhibition sewaktu Jakarta Trienale Architecture 2012 “Kisah-Kisah Kota Jakarta”.

KK: Ceritain dong tentang karya kamu di pameran tersebut? 

NP: Mayoritas karya sih cerita tentang lingkungan dan realita yang sering ditemui oleh masyarakat dengan pendekatan live sketching, karya-karya yang dipamerkan dalam bentuk Sketch Journal dan bisa dilihat di nugrahadrawing.blogspot.com.

KK: Kalo ngomongin soal pencapaian di tahun 2012, apa sih proyek yang paling kamu banggain di tahun itu?

NP: 2012 ini ada satu projek yang sebenernya belum matang. Namanya “Sketches for Careness” saya jalanin ini berdua sama Adikara dari MAROS VCI.

KK: Proyeknya tentang apa tuh? Bisa diceritain sedikit?

NP: Berawal dari sketching bareng di Kota Tua, yang dulunya terkenal sebagai daerah pusat pemerintahan Batavia. Saking tidak “care“-nya masyarakat kini, tempat tersebut menjadi kumuh dan tidak lagi seestetis dulu. Yang menarik di proyek ini sebenarnya selain sejalan dengan visi misi sketching saya. saya juga belajar banyak, bahkan bisa lebih menyadari gambar sebagian dari bahasa.

KK: Kalo artist favoritmu sekarang siapa?

NP: Wah bingung nih… teman-teman dari Urban Sketchers (Worldwide) yang banyak menginspirasi saya untuk tetap bercerita soal lingkungan yang saya jajal. tapi inspirasi utama saya tetap karakter Tintin-nya Herge. Watak Tintin sebagai seorang reporter yang berhasil menyatukan kecintaan saya dalam menggambar dan berpetualang (baca: jalan kaki). hahaha…

KK: Menurut kamu di tahun 2013 akan seperti apa sih dunia seni/kreatif di Indonesia?

NP: Ya mungkin ngga beda jauh sama tahun-tahun sebelum nya yang masih berjalan ditempat, yang galaunyapun ngga jauh dari komersil. Harapan saya sebelum para seniman galau dalam hal komersil, sebaiknya galaulah dulu dalam hal “kapan lagi seni bisa berada di posisi atas di kehidupan masyarakat Indonesia”. Mungkin untuk mengembalikan itu di tahun-tahun kedepan seniman-seniman harus berani bersusah payah untuk merebutnya kembali.

KK: Tahun 2013 ini kamu akan berkarya apalagi rencananya?

NP: Angan-angan saya tetap saya ingin menjajal dunia dengan live sketch.

KK: Pertanyaan terakhir, ada pesan-pesan buat pembaca Kopi Keliling?

NP: Tetap bersemangat dan tetap berkarya apapun yang terjadi semuanya adalah pelajaran.

 

Referensi: urbansketchers.org | The Adventures of Tintin

About author

No comments

Seni dan Agama

Seni dan agama itu termasuk budaya, dan keduanya seringkali berkaitan. Melalui karya-karyanya dalam bentuk tiga dimensi dan dua dimensi, seni banyak membantu penyebaran agama, serta ...