Livingloving.net

0

Kita semua tentunya sudah tau kalau banyak banget produk buatan lokal yang keren-keren. Tapi, terkadang mencari informasi lengkap tentang produk tersebut cukup sulit karena nggak terkumpul di satu tempat. Kali ini Kopling mau ngenalin kamu ke Living Loving, sebuah blog yang isinya ngebahas produk-produk dan talent lokal yang pastinya bisa jadi referensi kamu kalau lagi mencari barang. Siapa sebenarnya penggagas Living Loving dan apa sebenarnya mimpi-mimpi mereka? Simak obrolan Kopling di bawah ini!

 

Kopling (KK): Halo Nike, Boleh ceritakan sedikit tentang apa itu Living Loving?

Nike Prima (NP): Living Loving itu modern creative living blog yang kami publikasikan mulai 1 Februari 2013 lalu. Kontennya seputar home, decor, craft, DIY projects, travel dan hal-hal yang kami sukai. Selain aktif di online, kami juga mengadakan kegiatan offline seperti afternoon delight, acara santai yang isinya sharing dan buat-buat sesuatu.

KK: Kan Living Loving dibuat bareng sama Miranti ya? Bisa ceritakan background kalian apa, dan gimana proses bertemunya hingga memutuskan untuk berkolaborasi untuk membuat blog?

NP: Jadi kami sudah berteman sejak kuliah. Gue di public relations, sementara miranti broadcast/mass communication di UI. setelah kuliah kami juga jadi rekan 1 tim di sebuah TV lokal selama sekitar 2 tahun. Di akhir 2012 saat Miranti mutusin untuk keluar dari pekerjaannya sebagai penulis di Martha Stewart Living, gue juga kebetulan baru saja cabut dari pekerjaan yang 9 to 5.
Meski punya selera musik atau pakaian yang berbeda, ternyata selera kami untuk urusan dekor, desain, dsb-nya nyambung banget, dan saat itu di Indonesia masih susah sekali mencari referensi online untuk home decor dan craft yang sumbernya lokal, bukan produk luar. Padahal sebenarnya cukup banyak produk dan talents lokal yang bisa diangkat. Pekerjaan kami yang sifatnya fleksibel dan bisa dilakukan di mana saja membuat kami jadi punya waktu untuk melakukan hal lain. Jadi, kami pun mutusin untuk membuat sebuah blog. Prosesnya cukup singkat. Sepanjang bulan November kami membuat plan dan desain konten. Diskusi dilakukan via email/google hangout/chat karena rumah kami berjauhan dan disambi bekerja + mengurus anak. Desember mulai bikin web (dibantu web designer yang akhirnya jadi partner kami juga, Andri Permana) dan menabung konten. 1 Februari launching.

KK: Melihat Living Loving, artinya kan kalian bertindak sebagai kurator untuk hal-hal yang memang kalian suka, dan cintai. Kira-kira apa yang beda dari Living Loving, dari blog/web yang serupa?

NP: Sebagian besar posting kami juga berupa original content. Lalu untuk beberapa artikel juga dilengkapi video. Section Lovely Nest (http://www.livingloving.net/?s=lovely+nest) yang memuat tentang rumah dan penghuninya juga dilengkapi video karena menurut kami video bisa membantu pembaca mengetahui dimensi dan perspektif kediaman yang sedang dibahas.
Selain konten, satu hal yang unik dari blog adalah fungsinya sebagai media yang juga bersifat personal. Jadi personality sih yang membedakan LL dengan blog/web lainnya, karena setiap blog pasti punya keunikan dan selera sendiri. Biasanya untuk produk yang dikurasi, rata-rata gayanya simple, modern, chic.

KK: Apa yang akhirnya membuat kalian merasa bahwa hasil kurasi masing-masing harus diliat, dibaca oleh pembaca kalian? Apa ada tujuan khusus dari pembuatan Living Loving?

NP: Kami ga merasa harus dilihat sih haha… Sebenarnya kami ingin berbagi saja karena kami yakin ada orang-orang seperti kami yang punya kesukaan, selera dan hobi mirip dengan kami. Jadi memang niat awalnya pengen sharing inspirasi. Dengan berbagi, mudah-mudahan bisa memancing teman-teman yang lain untuk berbagi juga. Kami yakin aktivitas simpel seperti berbagi dan membuat sesuatu (lewat blog maupun kegiatan offline) bisa berkembang jadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan berdaya.

livingloving2

KK: Selain sebagai wadah yang memperkenalkan produk-produk lokal kepada orang banyak, kita baca kalau Living Loving juga suka mengadakan workshop. Kira-kira jenis workshop apa saja yang suka diadakan oleh Living Loving?

NP: Biasanya craft workshop, namun ke depannya rencananya akan lebih luas lagi seperti blogging workshop, dll.

KK: Biasanya, bagaimana mekanisme pengadaan workshop? Seandainya ada yang tertarik untuk membuat workshop apakah bisa di-support juga dari Living Loving?

NP: Bisa. Living Loving bisa sebagai organizer atau pengisi (instruktur/speaker). Tergantung kebutuhan saja. Kami juga mulai membuka mini class buat mereka yang ingin “bikin-bikin” bersama teman-teman sekantor atau sahabat. Tinggal pilih jenis workshop-nya dan siapkan tempat, nanti kami yang datang membawa bahan-bahan dan sharing cara membuatnya.

KK: Kalau misalnya ada pembaca Kopling yang ingin tahu lebih jauh tentang Living Loving harus ke mana?

NP: Langsung ke blog tentunya (livingloving.net). dan bisa juga follow socmed channels kami seperti Instagram, Twitter dan Facebook. Kalau mau nanya-nanya langsung di sana atau via email juga boleh (hello@livingloving.net).

KK: Ada target khusus gak sih untuk kedepannya? Let say, 3-5 thn ke depan buat LL?

NP: Ke depannya mudah-mudahan bisa jadi referensi utama online untuk mereka yang sedang cari informasi dan inspirasi tentang home, decor, living dan lifestyle. Kami juga akan terus ngembangin “sharing and making experience”-nya dengan gathering, workshop dan creative trip. Dari sisi bisnis juga semoga bisa lebih berkembang. Kami juga ingin mengembangkan komunitas dan ingin supaya bisa bermanfaat nggak cuma untuk kami tapi banyak orang.

 

Sekarang nggak perlu bingung-bingung lagi kalau mau mencari referensi produk lokal untuk home & decor ya? Langsung aja cek blog-nya Living Loving!

About author

No comments

Kopi Dekafeinasi: Benarkah Bebas Kafein?

Penggila kopi yang mengubah cara minum kopi ke decaffeinated coffee (kopi tanpa kafein) untuk alasan kesehatan mungkin perlu membaca ulang literatur-literatur atau bacaan tentang kopi ...