Pelepah Daun Pisang yang Bertebaran di Museum Affandi Yogyakarta

0

Bangunan-bangunan spiral melengkung dengan bagian atap membentuk pelepah daun pisang, berdiri memenuhi komplek itu. Letaknya persis di samping Sungai Gajahwong kota Yogya. Bangunan unik ini mencuri perhatian dari pinggir jalan Laksda Adisucipto. Miss Flamingo berhasil mendarat di sana, setelah sekitar 45 menit mengayuh santai sepeda pinjaman, dari sekitar wilayah Malioboro.

Bukan tanpa sengaja bila atap bangunan-bangunan di Museum Affandi, didesain membentuk pelepah daun pisang oleh beliau. Dulu, pria kelahiran Cirebon tahun 1907 ini menggunakan pelepah daun pisang untuk melindungi lukisannya dari hujan dan teriknya matahari. Hal ini menginspirasi beliau. Daun pelepah pisang dijadikannya simbol untuk melindungi dirinya, keluarganya, serta karya-karyanya dari terik matahari dan basah hujan.

Dengan merogoh kocek senilai IDR 20 untuk turis lokal dan IDR 50 untuk turis mancanegara, pengunjung dapat melihat karya-karya sang Maestro Seni Lukis Indonesia. Dari awal karier, hingga tahun terakhir sebelum beliau menghembuskan nafas terakhir. Tak hanya itu, di lahan seluas 3.500 meter persegi ini, pengunjung juga dapat melihat karya-karya dari pelukis lain yang beliau koleksi; kendaraan pertama yang dimilikinya; rumah tinggal yang beliau tempati bersama istri dan anaknya; karya seni dari istri serta anak-anaknya; tempat beliau beristirahat dengan tenang dalam kubur berdampingan dengan sang istri – Maryati, terletak di antara galeri I dan galeri II. Jangan takut kehausan setelah berkeliling di sana. Sebab, pengunjung dapat menukarkan tiketnya dengan softdrink atau es krim di Cafe Loteng, tinggal pilih saja.

Museum yang bertempat di jalan Laksda Adisucipto No. 167 – Yogyakarta ini beroperasi setiap hari dari jam 9 pagi hingga 4 sore, tutup pada hari libur nasional. Jika ingin jeprat-jepret atau mengabadikan dengan kamera video, pengunjung dibebankan untuk merogoh kocek lebih, senilai IDR 20.000.

Artikel ditulis oleh: Laugh on the Floor

About author

No comments