Tabik Vol.7 by SRM Band Management

0

Setelah sebelumnya Tabik! Vol.6 diadakan bareng acara Catalyst Art Market Vol.4 bulan April 2015 lalu, kini @SRMbands kembali berkolaborasi dengan Kopling untuk menampilkan Tabik! Vol.7 di Kopi Keliling Arts & Coffee Festival 2015!

Berikut jadwal manggung masing-masing band di #KACF2015. Catet sekarang juga! Biar nggak kelewatan nonton penampilan mereka.

28 November
18:10 – 18:50 – Gizpel
18:50 – 19:30 – Low Pink
19:30 – 20:10 – Peonies
20:10 – 21:00 – Feast

29 November
18:10 – 18:50 – Heals
18:50 – 19:30 – The Fox and The Thieves
19:30 – 20:10 – Life Cicla
20:10 – 21:00 – Littlelute

Tabik7!

Tentang band line-up Tabik! Vol.7:

Feast

Tabikvol7-feast

Terbentuk pada pertengahan 2012 di Jakarta, Feast berusaha bersenang-senang tanpa terjebak dalam suatu stigma aliran tertentu; tanpa aturan, tanpa ekspektasi. Terdapat komentar-komentar kondisi spiritual dan sosial dalam musiknya, tanpa memberi dogma, tidak menunjuk dan menyalahkan. Digawangi Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha (gitar), Adrianus Aristo, Haryo (drum), Dicky Renanda (gitar), dan Fadli Fikriawan (bass) beranggapan bahwa kehidupan merupakan suatu pertepatan yang patut dirayakan, sekecil apapun momen didalamnya, semenakutkan apapun tragedi yang terjadi. Feast merupakan sebuah pesta besar, sebuah porak-porai bagi seluruh pasang mata, nikmat bagi tragedi di masyarakat. A Feast of the Soul.

Gizpel

Tabikvol7-gizpel

Gizpel merupakan trio dreampop/rock dengan sedikit sentuhan beat fidelitas 8-bit muda asal Jakarta yang beranggotakan Fadillah Ananto pada vokal dan bass, Dimas A. Wibisono pada gitar, serta Dika Raka Prayuga pada synthesizer dan drum machine. Fadil dan Dimas merupakan sahabat yang sudah bersama sejak di sekolah dasar dan keduanya bertemu Raka sembilan tahun kemudian. Namun baru pada dua tahun setelahnya, sekitar di awal 2012, mereka memutuskan untuk mengikat diri lebih erat lagi dengan membentuk sebuah band. Mulanya mereka sangat terpengaruh arah musik Dimas yang kental dengan alternative rock serta Fadil dengan grunge dan rock n roll-nya. Namun pertemuan mereka pada musik-musik seperti Kraftwerk, Goodnight Electric, Tenderfist, The Radio Dept., dan Beach Fossils hingga latar belakang Raka sebagai musisi chiptunes telah mengubah haluan arah musik mereka menjadi apa yang dapat terdengar dari mereka saat ini; nomor-nomor pop bernuansa dingin yang didominasi lapisan hook-hook gitar manis mengawang dengan kawalan beat fidelitas rendah yang sulit dilawan untuk tidak menggerakan bahu dan kepala.

Heals

Tabikvol7-heals

Heals adalah band Alternative Rock/Nu-Gaze Indonesia yang berasal dari Bandung. Grup yang beranggotakan Alyuadi Febryansyah (Gitar & Vokal), Reza Arinal (Gitar & Vokal), Muhammad Ramdhan (Gitar), Octavia Variana (Bass & Vokal), dan Adi Reza (Drum) ini terbentuk di September 2013. Dalam menciptakan musik, Heals dipengaruhi oleh band-band seperti Amusement Parks On Fire, My Vitriol, Cocteau Twins, Anne, The Depreciation Guild dan Tokyo Shoegazer. Heals menyebut dirinya sebagai lima orang suci yang hadir untuk menyembuhkan anomali di sekitarnya.

Life Cicla

Tabikvol7-lifecicla

Life Cicla berawal dari proyek solo Yos BonR yang berambisi dalam idealisnya untuk membuat sebuah wadah bermusik yang bermakna. Beberapa materi lagu yang sudah sempat direkam di Amplop Records sebuah Home Recording miliknya, terpendam sejak tahun 2009 coba diselesaikan dengan balutan musik yang lebih apik, dengan mengajak rekan-rekan Sound Engineer Amplop Records dan beberapa sahabat musisi lainnya. Hadir di kota Cibinong Bogor, pada tanggal 11 Desember 2013. Nama Life Cicla sendiri berarti “Siklus Kehidupan”, diambil dari konsep musik mereka yang berisi tentang bagaimana memandang dan menjalani hidup.

Littlelute

Tabikvol7-littlelute

Diawali oleh perjumpaan yang tidak direncanakan antara para personel pada akhir 2013 silam. Saat itu, salah satu personel yang bernama Paman Atse ingin menampilkan musik dan visual yang unik yang bercirikan permainan alat musik bentuk mini. Kemudian para personel satu per satu terkumpul hingga terbentuk Littlelute yang beranggotakan Nona Dhea pada vokal, Paman Farid pada mandolin, Paman Boiq pada mandola, Paman Bob pada perkusi, Paman Rengga pada ukulele bass, dan Bung Endang pada ukulele tenor.

Low Pink

Tabikvol7-lowpink

Low Pink merupakan one man band dari pemuda kelahiran 1996 lalu bernama Raoul Dikka. Tumbuh dan menghabiskan masa pubernya sebagai seorang pendatang di kota Malang, Jawa Timur, membuat pemuda asal Jakarta ini lebih banyak berada dalam rumah dan kamar; menulis, menciptakan, dan merekam musik dalam kepalanya dengan peralatan sederhana dan seadanya. Musik dengan kualitas rendah yang dihasilkan nyatanya justru memperkuat sensibilitas Raoul dalam musik-musik dreamy dan psychedelic yang sejak awal banyak mempengaruhi dan membentuk selera serta gaya permainannya. Setelah resmi bergabung dengan Kolibri Rekords di penghujung 2015 ini, Raoul kini kembali menetap di Jakarta dan siap merilis debut EP pada awal 2016.

Peonies

Tabikvol7-peonies

Jodi, Citta, dan Cinta bertemu setelah vakum dari dunia permusikkan di suatu gig underground di awal bulan Februari 2015, karena kesamaan selera musik, dan persahabatan yang sudah terjalin cukup lama (Jodi dan Citta tergabung dalam satu band Jodi In the Morning Glory Parade, sedangkan Citta dan Cinta adalah sahabat Dunia maya) mereka akhirnya memutuskan membentuk grup musik bersama. Dimulai dari proyek iseng-iseng, akhirnya mulai terbentuk serius dan meluncurkan 5 lagu dalam 3 minggu (P.S Peonies adalah grup dimana Cinta pertama kalinya memainkan Bass). Mengusung format Trio tanpa drummer menjadikan aksi panggung mereka agak berbeda dari kebanyakan Band yang ada, meskipun belum tampil secara rutin mereka sempat tampil di beberapa acara yang cukup bagus dalam skena musik Independen Nasional sebut saja Localfest 4.0, Akukenyang Festival, Cassette Store Day 2015, Internet Fwends, dan lain-lain.

The Fox and The Thieves

Tabikvol7-thefoxandthethieves

Terbentuk pada tanggal 16 Oktober 2010, The Fox & The Thieves adalah 6 orang yang hadir membungkus sebuah elemen musik untuk disajikan dalam sebuah performa yang bertujuan untuk menghibur dan memberikan suasana unik dalam dunia musik. The Fox & The Thieves hadir dalam nuansa musik yang unik, sebuah balutan distorsi yang tebal dipadukan dengan distorsi yang renyah diiringi ketukan drum yang penuh semangat ditemani aksen bass yang indah dengan suara nyanyian yang khas dan ditutup oleh ambiance dari Synthesizer.

About author

No comments

Setia Sampai Mati Sama Coffee Shop

Meskipun kamu bukan seorang pekerja di sebuah coffee shop, tapi pernah sering nggak kamu ngantor di coffee shop? Sering banget kan? Apa alasannya? Beberapa orang ...