Kopi Sebagai Media dan Inspirasi

0

Bagi sebagian orang, mungkin juga kamu, kopi adalah sahabat yang siap menemani di kala suka dan duka, di manapun dan kapanpun, termasuk di akhir pekan. Menyeruput kopi sambil bersantai di libur akhir pekan, rasanya akan lebih komplit dan nikmat kalau ditemani dengan tontonan berkualitas.

Bosan dengan koleksi film kamu? Coba simak beberapa film pendek yang mengusung tema ‘kopi’ dari seniman dan filmmaker berbakat dunia di bawah ini, yuk! Dijamin akhir pekan kamu akan semakin hangat dan kecintaan kamu pada si minuman yang kata orang rasanya seperti pelukan ini akan semakin bertambah.

Mom’s Coffee, karya Ridwhan Jamal

Kopi memiliki sisi romantis dan sensual yang bisa melampaui dan meruntuhkan semua batasan budaya. Dalam filmnya yang berjudul “Mom’s Coffee”, sutradara Ridwhan Jamal berhasil menangkap keindahan upacara minum kopi ala Eritrea secara sempurna. Film pendek ini bercerita tentang sebuah upacara minum kopi yang dapat menyatukan kenangan dan penegasan identitas masyarakat Eritrea yang terancam ‘hilang’ akibat gerakan diaspora global yang dilakukan penduduk negara di benua afrika ini akibat perang dan konflik berkepanjangan.

Sejarah kelam yang panjang dari negara yang berbatasan dengan Ethiopia, Sudan, dan Djibouti ini menyebabkan banyak warganya yang harus pergi meninggalkan negaranya, membentuk komunitas lintas negara dari Amerika Serikat, Swedia, hingga Malaysia. Film “Mom’s Coffee” ini mencoba menangkap kenangan budaya bersama yang mengikat komunitas ini dengan sangat indah sekaligus memilukan.

 Raw Data, karya Jake Fried

Seniman asal Boston, Amerika Serikat, Jake Fried menggunakan tinta, tipp-ex (white out), dan kopi untuk menghasilkan animasi spektakuler yang sudah ditonton oleh ratusan ribu orang di internet dan telah ditampilkan di seluruh dunia, mulai dari Singapura, hingga London.

Hal yang unik dari karya-karya Jake Fried adalah teknik layered animations yang dia pakai di setiap karyanya, di mana setiap frame karyanya dibuat di atas lapisan frame yang sebelumnya. Keunikan lainnya adalah penggunaan kopi di beberapa karyanya. Alasan mengapa kopi dijadikan bagian dari karyanya, Jake Fried menjawab karena kopi memberikan noda yang menarik pada tipp-ex, membuatnya dapat menghasilkan komposis yang lebih kompleks di karya-karyanya.

The Coffeesweet Symphony, karya Florian Döring dan Hannes Fendrich

Florian Döring, filmmaker yang terkenal membuat banyak film pendek terbaik di dunia tentang kopi untuk brand-brand ternama seperti Coffee Circle dan Probat, berkolaborasi dengan Hannes Fendrich untuk membuat video musik bertema kopi dari band The Verve, “Bittersweet Symphony”, yang mereka beri judul “The Coffeesweet Symphony”.

Fendrich sebagai tokoh utama dari video klip The Coffeesweet Symphony, memerankan karakter Richard Ashcroft yang menyebalkan, mencoba menampilkan adegan demi adegan proses pembuatan kopi dengan alat French press di jalanan kota Berlin. Film pendek ini menampilkan beberapa nama besar di dunia perkopian sebagai cameo seperti Cory Andreen dan Kris Schackman.

 

Gimana? Menghibur banget ya film-film pendek di atas? Pas untuk mengisi akhir pekan santai kamu, apalagi dengan sahabat sejati, kopi favorit yang menemani.

Selamat berakhir pekan!

No comments

Arzena Ersidyandhi

Yang ingin aku komunikasikan lebih ke isi hati sebenarnya, jadi semacam curahan hati hehehe. Iya, karena aku ingin orang tersebut dapat berinteraksi dengan karya-karyaku. Demikian ...