Laboratorium Kopi Paling Canggih di Dunia

0

Cenicafe, Laboratorium Kopi di Kolombia (sumber: federaciondecafeteros.org)

Selamat datang di Nasa-nya Kolombia. Begitulah kesan yang mungkin dirasakan oleh para pengunjung ketika tiba dan masuk ke bangunan utama dari Cenicafe. Bangunan dari batu bata yang tetap megah meskipun telah termakan usia ini merupakan ‘rumah’ dari berbagai peralatan canggih seperti set alat uji kimia, sensor infra merah, catatan-catatan laboratorium, dan ratusan kantung tertutup yang berisi biji kopi, yang masing-masing terlihat sama, namun memiliki cita rasa yang sedikit berbeda.

Memiliki kualitas kopi yang menjadi salah satu yang terbaik di dunia, Kolombia benar-benar menaruh perhatian sangat serius pada kualitas kopinya. Banyak ahli yang mengatakan, kopi Kolombia memiliki kualitas ultra premium karena pengaruh iklim dan tanah vulkaniknya, namun fakta membuktikan bahwa kesempurnaan cita rasa kopi Kolombia tidak dapat diperoleh dengan semudah itu. Banyak proses dan inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah Kolombia untuk mempelajari segala sesuatu tentang kopi sejak lebih dari 70 tahun yang lalu.

Terdapat dua spesies kopi yang secara umum banyak diketahui oleh masyarakat, Coffea canephora dan Coffea arabica. Jenis yang pertama, yang juga dikenal sebagai Robusta memiliki karakteristik mudah tumbuh, dan secara natural tahan terhadap gangguan hama dan penyakit. Permasalahannya adalah, kopi ini memiliki cita rasa yang tidak enak.

Lain dengan spesies kopi yang kedua, Arabica memiliki cita rasa yang sangat luar biasa, namun sayangnya sangat mudah terkena penyakit, parasit, dan kurang kuat dalam menghadapi perubahan iklim. Mengoptimalkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan dari kedua spesies kopi ini adalah spesialisasi dari Cenicafe, laboratorium penelitian kopi yang didirikan oleh pemerinta Kolombia sejak tahun 1927.

Koleksi bibit kopi di Cenicafe, Kolombia (sumber: motherboard.vice.com)

Penelitian lain tentang kopi di dunia lebih banyak fokus terhadap efek kopi bagi manusia, namun akibat semakin ekstrimnya perubahan iklim yang terjadi di bawah ini, penelitian berkelanjutan mengenai karakteristik agrikultur dari kopi menjadi kembali penting, dan riset-riset yang dikerjakan oleh Cenicafe kembali menjadi perhatian dunia.

Cenicafe memang bukan satu-satunya pusat penelitian kopi di dunia, namun tempat ini adalah salah satu yang tertua, dan pastinya salah satu laboratorium kopi paling sukses di dunia. Cenicafe telah banyak melakukan percobaan pengujian genetik (namun bukan modifikasi genetik) untuk mendapatkan bibit persilagan dengan kualitas yang lebih baik.

Upaya serius dari pemerintah Kolombia ini sangat perlu kita acungi jempol dan kalau bisa kita implementasikan di negeri kita. Indonesia punya banyak potensi yang luar biasa di bidang agrikultur, tidak terkecuali untuk produksi kopi. Jika kita bisa serius mendirikan pusat riset dan melakukan penelitian secara kontinu, petani-petani kita juga dapat menghasilkan hasil bumi, tak terkecuali kopi dengan kualitas premium, yang menjadi primadona dunia internasional.

No comments

Polling: Kebiasaan minum kopi pt.1

Kopling mau mulai bikin rubrik baru nih buat website kopikeliling.com, yaitu rubrik Polling! Kenapa malah bikin Polling pling? Kenapa gak bikin pameran lebih sering aja sih ...