Budaya Ngopi di Jerman

0

Ketika kamu mengasosiasikan Jerman dengan minuman, maka minuman apa yang akan pertama kamu tebak? Teh? Susu? Kopi? Bukan. Jerman identik dengan bir. Masih teringat kemenangan Bayern Muenchen pada musim lalu di liga Champion, seluruh tim merayakannya dengan pesta bir. Terlihat nikmat dan menggairahkan. Budaya minum bir tidak hanya ada perayaan tertentu saja. Tetapi, minuman ini memang sudah membudaya di negeri yang sempat terbelah menjadi dua negara bagian. Bahkan ada beberapa festival yang secara khusus menyediakan bir-bir berkualitas untuk dinikmati, di antaranya Oktoberfest dan Wine Festival.

Tapi, apakah orang Jerman tidak minum sesuatu selain bir? Tentu tidak. Menurut data, setelah bir minuman yang mereka minum ialah kopi. Bahkan, Jerman adalah pengimpor kopi terbesar ketiga khusus kopi Indonesia dan jenis kopi favoritnya adalah kopi Luwak. Sejauh apa sih orang-orang Jerman mengonsumsi kopi?

Peminum Kopi di Jerman

images

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012, 86% dari orang dewasa di Jerman minum kopi secara teratur, dan beberapa menjadikan kopi sebagai minuman sehari-hari. Laporan ini menemukan bahwa sekitar 150 liter kopi yang dikonsumsi tiap orang per tahun di Jerman, membuat kopi sempat menjadi minuman paling populer di Jerman, lebih daripada bir dan bahkan air.

Kekayaan Tradisi

2435971

Ada tokoh penting dibalik kecintaan warga jerman terhadap kopi yaitu, Melitta Bentz, seorang nyonya yang sering membuat makanan dan minuman. Dari kreasinya membuat minuman ia mencoba membuat kopi dan mencoba metode drip coffee. Alhasil, kopi dan metode yang dibuat oleh Bentz menjadi tenar pada zamannya dan hingga kini.

Metode drip coffee menjadi metode favorit dalam pembuatan kopi di Jerman. Karena metode ini terbilang cepat, mudah, dan menghasilkan kopi yang nikmat. Dari ide Bentz ini akhirnya dibuat Coffee Tasting Club. Tapi, karena ini juga kopi dianggap tradisi utuk kalangan atas.

Tidak mau mengulik metode baru?

Photo by yoppy http://bit.ly/18ZUxga

Meskipun menjadi salah satu pasar kopi terbesar di dunia yang kita tidak benar-benar mendengar terlalu banyak tentang budaya ngopi di Jerman. Karena Jerman sendiri bisa dikatakan enggan mencoba kopi baru dan mengikuti perkembangan kopi di dunia.

Di Jerman kamu sedikit sulit menemukan kopi spesial, kebanyakan di sana hanya menikmati cappuccino dan latte. Barista di sana pun tak sebaik di negara lain karena konon mereka tidak mengeksplor berbagai cara membuat kopi. Mungkin ada barista profesional tetapi angkanya tidak banyak karena penikmat kopi di Jerman tidak sebesar penikmat bir.

Apakah ada dari kamu yang tinggal di Jerman? mungkin bisa share pengalamanmu ke Kopling!

About author

No comments

Yung Lenox, Pelukis Cilik Penggemar Rap

Biasanya ketika kita mendengar kata “jenius” dan “anak jenius”, kita berpikir tentang anak yang pintar menghafal pengetahuan umum atau jago matematika. Padahal semua orang, semua ...